Pentingnya ASI Eksklusif, Ketua GSH Inhil Saat Jadi Narasumber Pelatihan Sampaikan Ini
Kilasriau.com - Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang juga merupakan Ketua Gerakan Satu Hati (GSH) Kabupaten Inhil menjadi Narasumber pada kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Kabupaten Inhil di Kecamatan Concong, di Aula Kecamatan Concong. Jum'at (30/12/22).
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari TP PKK Desa, Kader Posyandu dan KPM stunting, serta Siswi SMA/Sederajat yang merupakan Wanita Usia Subur (WUS) yang perlu di edukasi sejak dini.
Ketua GSH Hj. Zulaikhah mengatakan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang upaya pencegahan dan penanggulangan stunting sehingga mampu menekan angka stunting di Kabupaten, Provinsi bahkan Nasional.
- Bupati Inhil Resmi Buka Rakor Lintas Program dan Lintas Sektor Implementasi Integrasi Layanan Primer
- Perkuat Pengawasan dan Pelayanan di Bidang Kepabeanan dan Cukai, Bea Cukai Langsa Catat Kinerja Positif Pada Semester I Tahun 2026
- Bea Cukai Aceh Catat Penerimaan Rp317,4 Miliar hingga Semester I 2026, Bea Keluar Lampaui Target APBN
- Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- Wamenaker: Peningkatan Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja Masa Depan
Selanjutnya dikatakan Hj. Zulaikhah, hasil penelitian juga menyatakan bahwa balita yang tidak diberikan ASI ekslusif berpeluang atau berpotensi lebih besar yaitu 98% akan mengalami stunting.
Untuk itu, Hj. Zulaikhah menghimbau agar lebih giat lagi mensosialisasikan pentingnya pemberian ASI ekslusif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
"Mulai sekarang, mari kita laksanakan gerakan ASI eksklusif, melalui puskesemas, posyandu, serta ibu camat dan ibu Ketua PKK Desa dan kelurahan," tuturnya Ketua GSH Kabupaten Inhil Hj. Zulaikhah Wardan.**

Tulis Komentar